24
Oct
07

FUEL INJECTION

EFI – ELECTRONIC FUEL INJECTION

efi2.jpg

Berbagai macam cara dan usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar gas buang beracun yang dihasilkan oleh mesin-mesin kendaraan bermotor seperti penggunaan BBM bebas timbal, penggunaan katalis pada saluran gas buang, dll.

Sebagaimana mesin 2 langkah yang harus digantikan oleh mesin 4 langkah, sistem karburasi manual akhirnya juga akan digantikan oleh sistem karburasi digital.

Sistem injeksi bahan bakar elektronik (karburasi digital) sudah mulai diterapkan pada mesin sepedamotor, perlahan tapi pasti akan menggantikan sistem yang sudah lama bertahan yaitu karburator (karburasi manual

Karena mesin sepedamotor merupakan kombinasi reaksi kimia dan fisika untuk menghasilkan tenaga, maka kita kembali ke teori dasar kimia bahwa reaksi pembakaran BBM dengan O2 yang sempurna adalah

14,7 bagian O2 (oksigen) berbanding 1 bagian BBM

dalam ukuran perbandingan berat, bukan volume
Teori perbandingan berdasarkan berat jenis unsur, pada prakteknya perbandingan diatas (AFR – Air Fuel Ratio) diubah untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar atau konsumsi BBM yang ekonomis.
Karburator juga mempunyai tujuan yang sama yaitu mencapai kondisi perbandingan sesuai teori kimia diatas namun dilakukan secara manual
Karburator cenderung diatur untuk kondisi rata-rata dimana sepedamotor digunakan sehingga hasilnya cenderung kearah campuran BBM yang lebih banyak dari kebutuhan mesin sesungguhnya

Untuk EFI karena diatur secara digital maka setiap ada perubahan kondisi penggunaan sepedamotor ECU akan mengatur supaya kondisi AFR ideal tetap dapat dicapai. Contohnya:

Pada sistem Karburator ada perbedaan tenaga jika sepedamotor digunakan siang hari dibandingkan malam hari, hal ini karena kepadatan oksigen pada volume yang sama berbeda, singkatnya jumlah O2 berubah pasokkan BBM tetap (ukuran jet tidak berubah).

Hal ini tidak terjadi pada sistem EFI karena adanya sensor suhu udara (Inlet Air Temperature) maka saat kondisi kepadatan O2 berubah, pasokkan BBM pun disesuaikan (waktu buka injector ditambah atau dikurangi).

Jadi sepedamotor yang menggunakan EFI digunakan siang atau malam tetap optimum alias tenaga tetap sama.
Perbedaan utama Karburator dibandingkan EFI adalah:
Karburator                             EFI
BBM dihisap oleh mesin         BBM diinjeksikan/disemprotkan ke dalam mesin

Pengapian Terpisah               Sistem Pengapian menyatu

Komponen-komponen dasar EFI
Setiap jenis atau model sepedamotor mempunyai desain masing-masing namun secara garis besar terdapat komponen-komponen berikut.

ECU – Electrical Control Unit
Pusat pengolah data kondisi penggunaan mesin, mendapat masukkan/input dari sensor-sensor mengolahnya kemudian memberi keluaran/output untuk saat dan jumlah injeksi, saat pengapian.

Fuel Pump
Menghasilkan tekanan BBM yang siap diinjeksikan.

fuelpump.jpg

Pressure Regulator
Mengatur kondisi tekanan BBM selalu tetap (55~60psi).

Temperature Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi suhu mesin, kondisi mesin dingin membutuhkan BBM lebih banyak.

Inlet Air Temperature Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi suhu udara yang akan masuk ke mesin, udara dingin O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.

Inlet Air Pressure Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi tekanan udara yang akan masuk ke mesin, udara bertekanan (pada tipe sepedamotor ini hulu saluran masuk ada diantara dua lampu depan) O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.

Atmospheric Pressure Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi tekanan udara lingkungan sekitar sepedamotor, pada dataran rendah (pantai) O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.

Crankshaft Sensor
Memberi masukan ke ECU posisi dan kecepatan putaran mesin, putaran tinggi membutuhkan buka INJECTOR yang lebih cepat.

Camshaft Sensor
Memberi masukan ke ECU posisi langkah mesin, hanya langkah hisap yang membutuhkan buka INJECTOR.

Throttle Sensor
Memberi masukan ke ECU posisi dan besarnya bukaan aliran udara, bukaan besar membutuhkan buka INJECTOR yang lebih lama.

Fuel Injector / Injector
Gerbang akhir dari BBM yang bertekanan, fungsi utama menyemprotkan BBM ke dalam mesin, membuka dan menutup berdasarkan perintah dari ECU.

injector.jpg

Speed Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi kecepatan sepedamotor, memainkan gas di lampu merah dibanding kecepatan 90km/jam, buka INJECTOR berbeda.

Vehicle-down Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi sepedamotor, jika motor terjatuh dengan kondisi mesin hidup maka ECU akan menghentikan kerja FUEL PUMP, IGNITION, INJECTOR, untuk keamanan dan keselamatan.

Electronic Fuel Injection memang lebih unggul dibanding karburator, karena dapat menyesuaikan takaran BBM sesuai kebutuhan mesin standar.  ECU diprogram untuk kondisi mesin standar sesuai model sepedamotor, di dalam ECU terdapat tabel BBM yang akan dikirim melalui Injector sesuai kondisi mesin standar. Jika ada perubahan dari kondisi standar misalnya filter udara diganti atau dilepas, walaupun ada pengukur tekanan udara (inlet air pressure sensor) pasokkan BBM hanya berubah sedikit, akhirnya sepedamotor akan berjalan tidak normal karena O2 terlalu banyak (lean mixture).
Tabel ECU standar biasanya tidak dapat dirubah, karena tujuan utama EFI adalah pengurangan kadar emisi gas buang beracun.

Untuk mesin modifikasi memerlukan modifikasi tabel dalam ECU, hal dapat dilakukan dengan:
Software yang dapat masuk ke dalam memory ECU – hanya dimiliki oleh ATPM atau dealer

  • Piggyback alat tambahan diluar ECU – bekerja dengan cara memanipulasi sinyal yang dikirim ke Injector untuk membuka lebih lama (mirip tukar main jet dengan ukuran yang lebih besar).
  • Ganti ECU dengan ECU aftermarket yang dapat diprogram tabel memorynya, sesuai modifikasi, sesuai kondisi sirkuit.
  • Sepedamotor Injeksi pertama di Indonesia

    salam,

    bengkelsepedamotor

    Tulisan diatas berdasarkan hasil teori dan praktek yang pernah saya lakukan dan merupakan pendapat pribadi, tidak ada kaitan atau mewakili salah satu produsen sepedamotor, maupun tempat bekerja saya saat ini.

    Referensi
    -Service Manual Kawasaki ZX636-C1 (Ninja ZX-6R).
    -Service Manual Suzuki GSX1300R 1999-2000 (Hayabusa).

    Q&A
    Komentar oleh guspur — 14 Maret 2008

    baca tulisan anda ttg FI… pas di bagian hubungannya dg siang-malam… Jadi inget repotnya nyeting karbu buat balap… berhubung balap liar, jadi harus nunggu tengah malem… tapi mesin dan karbu yg disetting siang hari suka gak pas dan harus disetting ulang menjelang “karapan sapi”nya… P
    Kalo pake FI kayak gitu bisa diminimalisir gak ya?…

    Jelas dapat diminimalisir oleh EFI, karena kerapatan O2 di udara salah satunya dipengaruhi oleh suhu, maka Intake Air Temperature sensor, mendeteksi suhu udara yg akan masuk ke mesin dan ECU akan melakukan penyesuaian waktu buka injector.
    Hal ini jelas lebih baik dibandingkan karburator (ukuran jet tetap), kalau ingin lebih presisi lagi mencapai rasio 13,8:1 (full power) harus menggunakan O2 sensor di saluran buang yg bertugas melakukan evaluasi hasil pembakaran.


    7 Responses to “FUEL INJECTION”


    1. 28 October 2007 at 5:59 AM

      pertamax..! buka bengkel online ngga mas?

      BENGKEL ON-LINE kalau untuk tanya jawab silahkah, saya akan bantu dan usahakan sebaik-baiknya
      Salam,
      bengkelsepedamotor

    2. 29 October 2007 at 7:52 AM

      Hmm… nice artikel, tapi mbok ya yang di bahas, dari yang simpel dulu. Kek pengertian dasarnya dulu. Biar yang newbies tentang mesin kek saya jadi ada awalannya.

      Terimakasih, kebetulan karena topik yang lagi hangat soal EFI untuk sepedamotor, saya akan mencoba melengkapi blog ini dengan dasar-dasar teknik sepedamotor. Yang paling pertama saya buat sih sebetulnya KAMUS pakai gambar biar jelas.

      salam,
      bengkelsepedamotor

    3. 3 tanya
      20 November 2007 at 8:59 AM

      artikel yang bagus,, om,, mo naya nih,,, beda DOHC ama SHOC apaan om,,, trus apa keuntungan/kelibihan atau kekurangan dari kedua sistem tersebut,, mohon penjelasannya ya om,, makasih sebelumnya,,,

      Sama-sama terimakasih juga, maaf mungkin yang dimaksud SOHC, bisa lihat di http://kafemotor.org/?p=201
      Saya cuma tambahkan keuntungannya, kalau kekurangan mungkin faktor harganya DOHC lebih mahal biaya produksinya, jadi harga jualnya lebih mahal, tapi kembali lagi ke anda, mahal kan relatif dan untuk hasil yang didapat dari DOHC harganya pun masih pantas

      37. bengkelsepedamotor – November 12, 2007
      @ All

      DOHC paling unggul karena dari semua tipe/model penggerak buka-tutup katup, DOHC yang paling sedikit komponen bergerak bolak-balik.
      Karena kalau ada komponen yang bergerak bolak-balik ada saat dimana kecepatan komponen = nol.

      Daftar komponen yang bergerak bolak-balik:
      DOHC = Valve.
      SOHC = Valve, Rocker Arm.
      OHV = Valve, Rocker Arm, Push Rod.

      Semakin sedikit komponen yang bergerak bolak-balik semakin tinggi RPM yang dapat dicapai.

      salam,
      bengkelsepedamotor

    4. 4 raka
      17 August 2009 at 6:06 PM

      Waaaaah, makasih banget bro! tulisane bagus banget, selama ini aku lagi bingung ngebedain motor yang efi sama yang gak. soale harga OTR e jauh banget.

      Udah ada beluum yaaaa motor karbu dimodif jadi EFI ??

      Ada, yang melakukan modif pabrik sepedamotor, sepedamotor 125cc ada dua versi karburator dan injeksi.
      Terimakasih sudah membaca tulisannya, salam bengkelsepedamotor.

    5. 21 October 2009 at 11:05 AM

      minta ijin copy paste mas

      silahkan… tidak masalah…
      salam,
      bengkelsepedamotor

    6. 21 October 2009 at 12:20 PM

      artikel yg sangat menarik…

      pertannyaan saya, apakah mtn dengan menggunajan injeksi dapat mencapai top speed dibanding pake karbu?

      Pasti, sepedamotor dengan injeksi dapat mencapai top speed lebih tinggi dibanding karburator karena sistem injeksi lebih akurat dibandingkan karburator.
      Namun setting injeksi tidak dibuka oleh pabrik, dari pabrik diset untuk emisi dan efisiensi, bukan untuk tenaga dan top speed maksimal.
      salam bengkelsepedamotor

    7. 21 October 2009 at 12:22 PM

      qlo bisa,harus diganti apa saja,tapi BBM tetap irit..


    Leave a Reply




    bengkelsepedamotor

    Seorang penggemar sepedamotor yang belajar memakai komputer dan menulis di weblog.
    Tulisan adalah pendapat pribadi, tidak mewakili siapa pun.
    Hanya untuk referensi saja, segala akibat atau efek samping dari tulisan bukan tanggung jawab bengkelsepedamotor.
    salam.....

    e-mail:

    Sejak, 25 Oct 2007

    • 57,216 pengunjung
    Most of us will never do great things, but we can do small things in a great way. -Maren Mouritsen-